Usai Demo Keselamatan Penerbangan, Pramugari EasyJet Mendapat Pelecehan Seksual dari Penumpang,[Video] Diduga Kelebihan Muatan, Enam Penumpang Ural Airlines Jatuh dari Tangga…

first_imgSebelumnya, sekelompok pria ini nampak membuat kegaduhan yang cukup keras sampai-sampai sang pilot penerbangan keluar dari ruang kokpit untuk mengecek dari mana sumber suara itu berasal. Setelah proses boarding selesai, awak kabin lalu memperagakan safety demonstration dan hingga saat itu, kondisinya masih cukup kondusif.Namun tak berselang lama setelah peragaan instruksi keselamatan itu selesai, sekelompok pria ini lalu membuat kegaduhan lagi dan salah satu dari mereka beranjak dari tempat duduk dan tampak mendekati seorang awak kabin.“Seorang penumpang beranjak dari tempat duduknya, padahal lampu tanda kenakan sabuk pengaman masih menyala, tapi ia malah berjalan menyisir lorong dan menghampiri dua orang awak kabin sekaligus,” ujar seorang penumpang bernama Rachel Davies.“Kebetulan saya tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan, namun salah satu dari awak kabin tersebut mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan oleh pria tersebut tergolong ke dalam tindakan pelecehan seksual,” tandasnya.Tidak diketahui secara persis apa yang sudah dikatakan oleh pria ini kepada pramugari tersebut, namun tak lama berselang setelah kejadian ini, pramugari yang menjadi sasaran dari sang pria lalu menangis sejadi-jadinya. Tidak hanya menangis, namun awak kabin ini juga mengatakan bahwa dirinya merasa tidak aman berada di dalam penerbangan itu.Baca Juga: Pasca Pelecehan Pada Awak Kabin, EVA Air Siap ‘Banned’ Penumpang yang Berperilaku Tak PantasMelihat kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, akhirnya sang pilot memutuskan untuk kembali lagi ke terminal dan memanggil petugas kepolisian guna mengamankan pria anonim tersebut.Walhasil, insiden ini berbuntut pada keterlambatan pemberangkatan yang seharusnya berangkat pada 13.10 waktu setempat, menjadi pukul 15.15 waktu setempat. Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… Related[18+] Hampir Separuh Pramugari di Jerman Pernah Alami Pelecehan Seksual!28/08/2019In “Featured”Aksi Hooligan di Kabin, Bikin Pramugari Aeroflot Patah Tulang Kaki!20/05/2019In “Bandara”Pelecehan Seksual, Pramugari Dipaksa ‘Nyebokin’ Penumpang22/01/2019In “Featured” Penumpang pria ketika digiring petugas kepolisian keluar dari pesawat. Sumber: foxnews.com Pelecehan seksual di moda transportasi kembali terjadi, kini yang menjadi korbannya adalah seorang awak kabin wanita (pramugari) dari maskapai berbiaya murah asal Inggris, Easyjet. Kejadian yang terjadi pada Jumat (10/5/2019) ini memaksa pesawat yang akan bertolak dari Bristol, Inggris menuju ke Belfast, Irlandia Utara mengalami keterlambatan beberapa jam lamanya. Si pembuat onar dalam kejadian ini pun langsung digelandang oleh pihak yang berwajib guna dimintai keterangan dan diamankan.Baca Juga: Pelecehan Seksual, Pramugari Dipaksa ‘Nyebokin’ PenumpangSeperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman foxnews.com (13/5/2019), seorang penumpang yang berada pada penerbangan yang sama mengatakan bahwa ada salah satu penumpang dari sekelompok pria yang diindikasikan telah menenggak minuman keras sebelum boarding – ya, itu seperti sudah menjadi sebuah kebiasaan di luar sana, berupaya untuk menggoda seorang awak kabin pada penerbangan siang hari tersebut.last_img read more

Sriwijaya Air Group ‘Sapa’ Tiga Kota di Kalimantan Barat

first_imgNam Air Sriwijaya Air Group yang terdiri dari Sriwijaya Air dan Nam Air dijadwalkan dalam waktu dekat akan meluncurkan penerbangan dari Jakarta ke tiga kota yang ada di Kalimantan Barat. Ketiga kota tersebut akan disambangi Sriwijaya Air Group pada 26 Oktober 2017 ini.Baca juga: Horee! Sriwijaya Air Akhirnya Buka Rute Menuju Raja AmpatKabarPenumpang.com merangkum dari beberapa sumber, penerbangan yang akan dilakukan yakni dari Jakarta menuju Ketapang di Kalimantan Barat via Pontianak PP dan akan dijadwalkan setiap hari dengan menggunakan perpaduan pesawat dari maskapai baik itu Sriwijaya Air ataupun Nam Air. Tak hanya Ketapang yang akan disambangi maskapai ini, melainkan penerbangan langsung dari Jakarta menuju ke Puttusibau dan Sintang dimana keduanya juga berada di provinsi Kalimantan Barat. Penerbangan yang dilakukan Sriwijaya Air Group yang melalui kota Pontianak juga memungkinkan penerbangan ke kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Semarang, Surabaya dan Yogyakarta.“Antara Kalimantan Barat dan kota-kota besar di Pulau Jawa seperti Semarang, Yogya, Surabaya dan Jakarta sejak dulu sudah terjalin hubungan yang baik. Banyak masyarakat dari Jawa yang merantau dan bekerja di Kalimantan Barat. Begitu pula banyak orang-orang di Kalimantan Barat yang melakukan bisnis di Pulau Jawa,” ujar Senior Corporate Communications Manager Sriwijaya Air Group Agus Soedjono melalui siaran pers yang dikutip KabarPenumpang.com dari thejakartapost.com (24/10/2017).Dengan pembukaan rute penerbangan ini, Agus berharap hubungan antar dua wilayah yakni Kalimantan Barat dan Jakarta akan semakin kuat karena adanya peningkatan konektivitas serta perkembangan ekonomi keduanya.“Untuk penerbangan dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 ini, Sriwijaya Air Group memberikan gratis biaya bagasi hingga 10 kg,” ujar Agus.Jadwal penerbangan dari Jakarta menuju Ketapang pada pukul 05.45 WIB, 10.00 WIB dan 14.30 WIB. Khusus Jakarta menuju Putussibau diberangkatkan pada pukul 04.45 WIB dan 18.25 WIB, sementara Jakarta menuju Sintang diberangkatkan pukul 05.45 WIB dan 10.00 WIB.Baca juga: Didera Sejumlah Masalah, Kalstar Aviation Untuk Sementara Tak MengudaraUntuk penerbangan dari Semarang menuju Ketapang dijadwalkan pukul 06.10 WIB, 12.20 WIB dan 17.05 WIB. Untuk Semarang menuju Putussibau dijadwalkan pukul 12.20 WIB dan 17.05 WIB. Dan Semarang menuju Sintang diberangkatkan pukul 06.10 WIB dan 17.05 WIB.Penerbangan dari Yogyakarta menuju ke Ketapang diberangkatkan pada pukul 16.45 WIB dan 20.30 WIB. Yogyakarta menuju Putussibau diberangkatkan pada pukul 11.00 WIB dan 20.30 WIB. Sedangkan Yogyakarta menuju Sintang diberangkatkan pukul 20.30 WIB.Sementara penerbangan dari Surabaya menuju ke Ketapang diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB, 06.40 WIB, 10.50 WIB, 16.30 WIB dan 18.50 WIB. Rute Surabaya menuju Putussibau akan terbang pada pukul 10.50 WIB, 16.30 WIB dan 18.50 WIB. Sedangkan Surabaya menuju Sintang berangkat pada pukul 06.00 WIB, 16.30 WIB dan 18.50 WIB.Untuk penerbangan dari Pontianak-Ketapang akan dilayani tiga kali sehari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Yaitu berangkat dari Pontianak pukul 10.35 WIB, 14.30 WIB dan 16.30 WIB. Untuk baliknya, berangkat dari Ketapang pukul 06.45 WIB, 11.25 WIB dan 15.25 WIB.Penerbangan Pontianak-Putussibau akan dilayani satu kali penerbangan per hari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Berangkat dari Pontianak pukul 07.50 WIB sampai di Putussibau pukul 08.50 WIB. Selanjutnya penerbangan dari Putussibau pukul 09.05 WIB sampai ke Pontianak pukul 10.05 WIB.Sementara penerbangan Pontianak-Sintang juga akan dilayani satu kali penerbangan per hari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Berangkat dari Pontianak pukul 12.30 WIB sampai di Sintang pukul 13.05 WIB. Selanjutnya penerbangan dari Sintang pukul 13.25 WIB sampai ke Pontianak pukul 14.00 WIB.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedMeriahkan Ulang Tahun ke-14, Sriwijaya Air Group Berikan Diskon Tiket 14 Persen03/11/2017In “Bandara”Digoyang Isu Stop Beroperasi, Sriwijaya Air Group Keluarkan Bantahan27/09/2019In “Analisa Angkutan”Pisah dari Garuda Indonesia, Sriwijaya Air Buka Rute Lama yang Tak Beroperasi22/01/2020In “Destinasi”last_img read more

Punya Beragam Peran dan Spesifikasi, Inilah Jenis-Jenis Kapal RoRo

first_imgSumber: harnas.co Bagi Anda yang sering menggunakan jasa penyebrangan laut dengan menggunakan ferry, tentu Anda sedikit banyaknya tahu tentang keberadaan berbagai macam kapal jenis RoRo (Roll on Roll off) di pelabuhan. Selain dikenal dapat mengangkut penumpang, kapal RoRo juga terkenal ampuh untuk mengangkut beragam moda darat, mulai dari sepeda motor hingga kereta api sekalipun. Selama bertahun-tahun, beberapa kemajuan teknologi telah terjadi di dalam kapal penghubung antar pelabuhan ini, berikut KabarPenumpang.com himpun beberapa jenis RoRo yang dilansir dari laman marineinsight.com.Baca Juga: Yuk Kenali “Ganasnya” Laut Dengan Level Sea StatePure Car Carrier (PCC) dan Pure Car and Truck Carrier (PCTC) RoRo ShipSumber: youtube.com Sesuai dengan namanya, PCC dikhususkan untuk mengangkut mobil; sedangkan PCTC tidak hanya mampu mengangkut mobil tapi juga truk dan beragam variasi kendaraan roda empat lainnya. Dari tampilan fisik, kedua kapal ini cukup mencolok ketika berada di atas air mengingat ukurannya yang bisa dibilang sangat besar. Biasanya PCC dan PCTC digunakan untuk pengiriman kendaraan baru antar pulau.Container Vessel + RoRo (ConRo) ShipSumber: containerst.comIni merupakan penggabungan antara truk container dengan RoRo. Interior kapal semacam ini dirancang sedemikian rupa sehingga keseluruhan beban yang diangkut oleh kapal ini dapat didistribusikan secara merata dan seimbang. Daya angkut maksimum kapal ConRo ini sendiri dapat mencapai angka 20.000 hingga lebih dari 50.000 DWT (Dead Weight Tonnes).General Cargo + RoRo (GenRo) ShipSumber: citadelshippingSebuah kapal kargo dengan daya angkut normal yang dilengkapi dengan fasilitas RoRo disebut Genro. Ukurannya sendiri terbilang lebih kecil dari dua jenis kapal di atas dengan perkiraan daya angkut 2.000 hingga 30.000 DWT.RoPaxSumber: knudehansen.comRoPax merupakan istilah yang diberikan kepada kapal RoRo yang tidak hanya bisa mengangkut mobil, tapi juga menyediakan fasilitas yang dapat menunjang kehidupan para pelayar di atas kapal. RoPax tidak hanya digunakan sebagai istilah teknis, tapi juga nama kapal ini kerap kali didefinisikan sebagai ferry yang mengangkut kendaraan dan penumpang yang menghubungkan dua pelabuhan.Baca Juga: Dublin Port Kedatangan Ferry Ro-Ro Terbesar di Dunia “MV Celine”Complete RoRo ShipSumber: marineinsight.comKapal jenis ini tidak memiliki hatchways, dan sering kali digunakan di laut lepas. Walaupun bernama Complete RoRo Ship, tapi kapal ini hanya dapat mengangkut antara 2.000 hingga 40.000 DWT, tidak sebesar ConRo Ship.Pada prinsipnya kapal Ro-Ro adalah kapal yang bisa memuat kendaraan yang berjalan masuk ke dalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga, sehingga disebut sebagai kapal roll on – roll off. Oleh karena itu, kapal ini dilengkapi dengan pintu rampa yang dihubungkan dengan moveble bridge atau dermaga apung ke dermaga. Secara keseluruhan, kapal RoRo juga tidak hanya digunakan untuk kepentingan sipil saja, melainkan di sektor angkatan laut juga menggunakan kapal ini, biasanya untuk mengangkut barang-barang penting yang berasal dari laut.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedSebaiknya Anda Tahu, Kapal Ferry Bukan Hanya Jenis Ro-Ro Saja01/10/2019In “Angkutan Ferry”Dublin Port Kedatangan Ferry Ro-Ro Terbesar di Dunia “MV Celine”30/10/2017In “Angkutan Ferry”Ini Daftar 9 Pelabuhan Laut Tersibuk di Indonesia21/02/2017In “Destinasi Laut”last_img read more

Match Notes: No. 20 UWF volleyball to face two GSC opponents on the road

first_img Share Senior Jenny Bellairs currently leads the GSC in total blocks (48). (Photo by Bill Stockland)   PENSACOLA, Fla. – The No. 20-ranked University of West Florida volleyball team will face a pair of Gulf South Conference opponents on the road this weekend. West Florida will face North Alabama on Friday, Oct. 4 at 7 p.m. CT before facing Alabama Huntsville on Saturday, Oct. 5 at 1 p.m. CT.Last season West Florida had regular-season sweeps against North Alabama and Alabama Huntsville. UWF would go on to defeat North Alabama in the semifinals of the 2013 Gulf South Conference Tournament. This season, UNA and UAH have combined for a total of three conference wins and eight overall wins.Live Coverage: UNA Live Stats / UAH Live Stats / Live AudioGame Notes: West Florida to face a pair of GSC opponents on the road this weekendDUYN NAMED GSC OFFENSIVE POWUniversity of West Florida junior outside hitter Autumn Duyn has been named the Gulf South Conference Offensive Player of the Week for her impressive efforts against three conference opponents last week. Duyn tallied 38 kills at a .385 clip over the three-game conference span this past week. The Venice, Fla. played an integral role in the 3-0 sweep over Christian Brothers on Saturday with 14 kills at a .591 in 22 attempts. She also had a league-high 31 digs in a four-set win over West Georgia.HOMME NEARS TOP THREE IN CAREER KILLSSenior Lindsay Homme currently has 1,012 career kills and is four kills away from entering the top three in career kills at West Florida. Homme already ranks third in career blocks (256) and needs to average 2.83 blocks per match to take over the first.DUYN ON PACE TO ENTER TOP FIVE IN CAREER KILLS AS JUNIORJunior Autumn Duyn currently has 849 kills and needs 114 kills to take over fifth place in career kills at West Florida. If Duyn stays at her current pace of 11.7 kills per match (2.92 kills per set) she would enter the top five near the end of October later this year.GSC PLAYERS OF THE YEARThis will be the fourth consecutive season that the Argonauts have had at least one Gulf South Conference player on the roster. UWF has had a GSC POY on the roster six out of the last seven years. Luciana Rapach (2007-2008), Katie Johnson (2010), Linsday Homme (2009-present) and Autumn Duyn (2010-present). Homme and Duyn will be the first GSC POY duo to play together since North Alabama’s Whitney Sanders and Alison Jacobs (2008).VENICE HIGH SCHOOL CONNECTIONUWF freshman Holly Mattmuller was teammates with current Argonaut and reigning Gulf South Conference Player of the Year Autumn Duyn when Venice HS claimed the 2010 district title. Mattmuller was the 2013-13 Florida High School Athletic Association’s (FHSAA) Class 7A Player of the Year honor and was a 2012-13 PrepVolleyball First Team All-American.MIDWEST RECRUITING HOTSPOTThe University of West Florida volleyball team has four student-athletes that grew up within 60 miles of each other in northeast Illinois. Lindsay Homme (Willowbrook, Ill./Hinsdale Central HS), Maddy Lenzini (Chicago, Ill./Whitney M. Young Magnet HS), Kate Keegan (Morris, Ill./Wheaton HS) and Sarah Scott (Plainfield, Ill./Plainfield North HS).For information on all UWF athletics, visit www.GoArgos.com.#ARGOS#  Print Friendly Versioncenter_img Match Notes: No. 20 UWF volleyball to face two GSC opponents on the roadlast_img read more

UWF softball ready to begin 2014 season at home

first_imgUWF softball ready to begin 2014 season at home Argos look to improve on last seasons 21-25 record (Photo by Chris Nelson)   PENSACOLA, Fla. – The University of West Florida softball program begins the 2014 season when they host the University of Mobile Saturday, Feb. 1 in a doubleheader. The Argos will continue the opening weekend at home when they face Midwestern State also in a doubleheader Sunday, Feb. 2. UWF will close out opening weekend play on Monday, Feb. 3 when they take on Midwestern State at 9 a.m. CT and then Southern Arkansas at 1 p.m. CT.Live CoverageLive Stats and Audio for entire weekendGame NotesOpening WeekendPreseason rankingsThe University of West Florida softball team was picked to finish fifth in the Gulf South Conference in the 2014 Preseason GSC Coaches’ Poll. The Argonauts received a total of 27 points that ranked them in the fifth spot.Alabama Huntsville was picked to finish first in the conference after they received six first place votes and totaled 48 points. Valdosta State was a close second after they totaled 44 points and received two first place votes. North Alabama and West Alabama earn the third and fourth spots, and Delta State, West Georgia, and Christian Brothers round out the remaining teams.Senior Danielle Sanders (Leesburg, Fla.) was the only Argo to be selected to the 2014 Preseason All-GSC team and earned a spot on the team as an outfielder. UAH landed the most student-athletes to the list with four, including last year’s Pitcher and Freshman of the Year, Kimberly Jack.The Argos also had two student-athletes named to the GSC’s Top Newcomers list in junior transfer Lou Barnard (Apopka, Fla./Lake-Sumter CC) and freshman pitcher Jessica Wilkinson (Gainesville, Fla.)NewcomersEntering her 21st season at the helm of West Florida softball, Tami Cyr has added five newcomers to the roster that will compete this spring. The newcomers consist of four freshmen and one junior college transfer.The lone transfer, Lou Barnard, comes to UWF after spending two years at Lake-Sumter State College. As a LakeHawk Barnard saw significant playing time and acquired numerous accolades. Last spring she was a first team selection at first base after leading the LakeHawks with a .377 batting average and set a school record with 13 home runs. She also led the team in RBIs with 47.The rest of the newcomers feature a four-person freshmen squad of all pitchers in Brooke Hale, Becca Taylor, Rebecca Hein and Jessica Wilkinson.Hale comes to UWF from Belleview High School in Belleview, Fla. She led her team to a state runner-up finish in 2012. She ended her senior season in 2013 with 166 innings pitched and 182 strikeouts.Taylor, another Florida native, comes from Panama City, Fla. She played softball for four years at Rutherford High School and lead them to a 2013 5A district championship. Hein lettered four years at Vestavia Hills High School in Vestavia, Ala. While there her team saw a state runner-up finish in 2012 and back to back regional championships in 2012 and 2013. Hein was also named the All-South/Hoover Player of the year after she earned 40 wins during her senior season.Rounding out the freshmen is Wilkinson. She pitched for four years at Buchholz High School in Gainesville, Fla. where she received defensive player of the year, player of the year and first team all-area honors her senior season.    Print Friendly Versioncenter_img Sharelast_img read more

UWF’s winning streak snapped in loss at UWG

first_img Full Schedule Roster CARROLLTON, Ga. – The Argonaut women’s basketball team’s four-game winning streak came to an end after a 63-60 loss at West Georgia in a Gulf South Conference contest Monday night. West Florida (11-3, 8-2) shot almost eight percent better from the field and outrebounded the Wolves (9-6, 4-5) 46-36, but the Argos turned the ball over 18 times compared to UWG’s 10. “Poor free throw shooting caught up with us tonight,” UWF coach Stephanie Lawrence Yelton said of the Argos’ 46.7 free throw percentage. “It was an ultra-physical game. I’m proud of how our team responded after coming out down at the half. “As a coach, I take responsibility for the loss. I over-coached them and prepared them differently coming into the game.” Toni Brewer (Huntsville, Ala./Sparkman HS) and Kelly Preston (Waunakee, Wisc./Denver) each recorded double-doubles. Brewer scored 11 with 10 rebounds, and Preston scored 14 with 10 rebounds. Brianna Williams (Minneapolis, Minn./North Dakota) helped the Argo scoring effort with 14 points. UWF will host Valdosta State Saturday Jan. 17 at 2 p.m. at the UWF Field House. For information on all UWF athletics, visit www.GoArgos.com.Print Friendly Version Preview Next Game: Watch Live Valdosta State 1/17/2015 – 2 p.m. CT Live Statslast_img read more

Tingkatkan Kualitas Layanan, MRT Singapura Gandeng McLaren Gunakan Teknologi Formula 1

first_imgLibursantai.com Moda transportasi massal semakin hari semakin berkembang dengan adanya minat ditambah antusias masyarakat yang menggunakannya setiap hari. Kehadiran Mass Rapid Transit (MRT) di Singapura yang menunjang transportasi masyarakatnya membuat SMRT selaku operator berupaya meningkatkan kualitas layanannya.Baca juga: Tempatkan Tenaga Ahli di Kereta Nirawak, MRT Singapura Mampu Saingi Kinerja Sistem Metro TaipeiSMRT baru-baru ini menggandeng McLaren Applied Technologies yang merupakan bagian dari tim Formula 1 (F1) untuk bekerja sama dalam solusi pemantauan motor, rem, sistem pneumatik dan gearbox di kereta MRT Singapura. SMRT mengatakan, data yang ada nantinya digunakan untuk pengambilan keputusan sehingga layanan bisa lebih optimal. KabarPenumpang.com melansir dari channelnewsasia.com (15/3/2018), bahwa pemantauan semacam ini menurut SMRT biasa digunakan oleh mobil balap F1 untuk memberikan informasi penting yang berasal dari pengambilan data secara spesifik dan real time pada kru dan teknisi F1.“Di Singapura, SMRT telah merintis pengembangan sensor pemantauan kondisi rel untuk meminimalkan gangguan pada layanan komuter kami, mengoptimalkan kinerja kereta api dengan mendeteksi dan memperbaiki masalah yang muncul lebih dini. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan McLaren Applied Technologies untuk meningkatkan kemampuan ini lebih jauh, menggabungkan keahlian teknik kami di bidang kereta api dengan kemampuan mereka yang terbukti memanfaatkan sensor, telemetri dan perangkat lunak di motorsport,” ujar CEO SMRT Desmond Kuek.Kuek mengatakan, teknologi McLaren ini akan disesuaikan dan dipasang pada kereta SMRT akhir tahun 2018. Sementara itu, McLaren Group Acting CEO Dick Glover mengatakan, pihaknya sangat antusias dan menyambut baik kerja sama dengan SMRT.“Kami sangat antusias untuk mengikuti langkah pertama ini di Singapura bersama SMRT, bekerja sama untuk menyesuaikan teknologi motorsport kami yang telah terbukti untuk mengoptimalkan kinerja armada dan memberikan perbaikan berkesinambungan terhadap pengalaman penumpang,” ujar Glover.Baca juga: Remajakan Armada, MRT Singapura Adopsi Kursi Lipat Guna Antisipasi Lonjakan PenumpangDiketahui, MRT Singapura kini mulai berbenah setelah beberapa masalah yang membuat layanannya terganggu pada tahun 2017 kemarin. Salah satunya adalah terowongan MRT yang tergenang banjir antara stasiun Bishan dan Braddell dan melumpuhkan perjalanan MRT selama 20 jam.Tak hanya itu, masalah tabrakan antar sesama kereta MRT pada November 2017 lalu juga mengakibatkan 29 orang luka-luka. Sehingga operasional di jalur stasiun Joo Koon menuju Tuas Link dihentikan seharian.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… Relatedlast_img read more

Scoot dan Otoritas Bandara Changi Selidiki Tindak Percaloan ‘Kelebihan Bagasi’

first_imgRaju mengatakan akan mengenakan S$5 atau setara dengan 53 ribu per kg dan lebih rendah dari yang semestinya. Padahal maskapai berbiaya rendah Scoot mengenakan tarif S$20 atau Rp212 ribu per kg.“Dia mengatakan dirinya hanya akan menerima S$1 atau Rp10 ribu per kg, sedangkan S$4 atau Rp42 ribu lainnya untuk petugas di konter 10,” ujar pria yang tak mau disebutkan namanya tersebut.KabarPenumpang.com melansir dari laman tnp.sg (13/7/2018), saat mereka menuju konter 10 dan menyebutkan nama Raju, petugas check ini kemudian memasukkan barang mereka tanpa membebani keduanya. Mereka kemudian membayar Raju S$65 atau Rp690 ribu untuk kelebihan 13 kg.Setelah diselidiki para calo ini ternyata bekerja dalam kelompok kecil. Ada sekitar selusin pria yang diyakini pekerja asing dan terlihat mendekati penumpang Scoot saat mengemasi barang bawaan mereka.Dalam praktik percaloan ini, ketika penumpang menerima tawaran para calo, satu dari mereka akan menimbang bagasi dan mengetik sesuatu dalam ponsel pintarnya. Nantinya seorang pria lain akan membantu penumpang dalam pengecekan bagasi dan penumpang memberikan uang sesuai dengan jumlah kelebihan bagasi kepada pria itu.Juru bicara Scoot mengatakan, maskapai mereka tengah menyelidiki klaim dengan mitra layanannya yang menangani layanan darat dan bagasi bersama Bandara Changi.“Mitra layanan kami akan mengingatkan staf mereka tentang beratnya sanksi dari kegiatan percaloan ilegal ini. Scoot menerima pelanggaran ini dengan serius dan akan melakukan tindakan disiplin dan hukum yang diperlukan jika klaim itu benar,” ujar juru bicara Scoot.Bahkan, pihak Bandara Changi mengatakan, tindakan percaloan tidak akan diampuni. Mereka juga mengatakan, akan mengeluaran Prohibition Order (PO) dan tindakan sipil diambil terhadap pelaku percaloan.“Tahun lalu pihak Bandara Changi mengeluarkan dua orang dengan PO,” ujar Bandara Changi.Gloria James, kepala pengacara litigasi Gloria James Civetta & Co, mengatakan bahwa mereka yang dikeluarkan dengan PO tidak akan diizinkan untuk melakukan tindakan tertentu sebagaimana ditentukan dalam PO untuk jangka waktu tertentu, yang dapat berkisar dari beberapa tahun hingga larangan seumur hidup. Pengacara kriminal Ravinderpal Singh dari Kalco Law mengatakan bahwa di bawah Undang-Undang Otoritas Penerbangan Sipil Singapura, orang-orang yang tertangkap di bandara bisa didenda hingga S$2 ribu atau Rp21 juta.Pakar penerbangan, Gerry Soejatman, mengatakan bahwa kegiatan menjilat ini bukanlah hal baru. “Jenis operasi ini sudah ada sejak lama. Hal ini diketahui di industri bahwa staf check in telah melakukan ini dari waktu ke waktu”.Kasus terakhir tentang bagasi yang dilaporkan di Bandara Changi adalah pada tahun 2011. Gerry mengatakan, ini mengejutkan dirinya bahwa media menangkap adanya tindak percaloan dan menimbulkan pertanyaan pada pengawasan dan kontrol internal perusahaan itu sendiri.Baca juga: Pilah-Pilih Vendor, Bandara Internasional Changi Siap ‘Pekerjakan’ Facial RecognitionTak hanya itu, ahli anti terorisme Ivor Terret mengatakan keberadaan operasi semacam itu di Bandara Changi mengkhawatirkan. Karyawan bandara yang bersedia membengkokkan aturan untuk keuntungan finansial juga rentan terhadap manipulasi oleh kelompok teroris.“Ini bisa menimbulkan ancaman yang lebih besar daripada penipuan bagi penumpang untuk menghindari membayar tarif penuh untuk kelebihan bagasi. Staf bandara yang korup dengan akses ke bagasi penumpang dapat memungkinkan teroris untuk menanam alat peledak baik dalam struktur bandara dan pesawat penumpang,” ujar Terret.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedBagasi Cuma-cuma Hilang dari Penerbangan Domestik Lion Air, Bagaimana Reaksi Penumpang?04/01/2019In “Domestik”Q4 2019, Scoot Akan Pindah dari Terminal 2 ke Terminal 1 di Bandara Changi21/11/2018In “Bandara”Di Changi, Koper dan Barang dari Kargo Berjalan ‘Santun’ di Conveyer Belt12/01/2020In “Bandara” ilustrasi kelebihan barang bawaan di bandara (ezibag.com) Praktik kecurangan di bandara terkait masalah kelebihan bagasi kembali mencuat. Dimana para calo menawarkan potongan harga lebih rendah dibanding semestinya. Ini membuat maskapai Scoot bersama otoritas keamanan Bandara Changi Singapura melakukan penyelidikan lebih lanjut.Baca juga: Tiga Inovasi ‘Otonom’ di Bandara Internasional Changi Tuai Banyak PujianBaru-baru ini seorang pria dengan destinasi Chennai, India mengaku didekati seorang calo. Sang calo mendekati kepada kedua orang temannya yang kelebihan bagasi saat berada di Terminal 2 Changi. Calo tersebut mengatakan namanya Raju dan bisa membantu kedua penumpang untuk mengatur kelebihan bagasi mereka.last_img read more

Tak Puas dengan Layanan Kereta , Pria ini Nekat Tato Permanen, Konsepnya ‘Nyeleneh’

first_imgShare this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedTerdesak Kereta Cepat, Parlemen Eropa Tinjau Kelayakan Bisnis Kereta Malam09/08/2017In “Analisa Angkutan”Persinyalan Terganggu, Perjalanan Penumpang Kereta di Inggris Dialihkan25/07/2018In “Darat”Teknologi On-Board Pegang Peran Penting Dalam Tingkatkan Kepuasan Penumpang Kereta23/03/2018In “Darat” Selain itu, pilihan sketsa yang dipilih Rauri pun terbilang cukup nyeleneh – Southern Rail Are S**t. Walhasil, tatonya tersebut menuai beragam tanggapan. “Mungkin saya akan menyesalinya (sketsa yang dipilih), tapi pada intinya adalah saya berusaha menyampaikan sesuatu terhadap layanan Southern Rail,” ujar Rauri menepis tanggapan netizen.Selama proses ‘penggambaran’, Rauri terus menyampaikan perkembangan terkini melalui media sosial Twitter. “Saya sengaja terus up to date terhadap perkembangan proses tato ini agar setiap orang di media sosial Twitter dapat menyampaikan keluhan mereka kepada Southern Rail dengan menyantumkan foto dan video yang saya unggah,” terang Rauri.Sumber: dailymail.co.uk“Memang, saya belum pernah mendapatkan pengalaman sangat buruk ketika menggunakan layanan ini, tidak seperti orang lain yang menjadikan Southern Rail sebagai moda sehari-hari,” tandasnya.Uniknya lagi, para penumpang yang juga merasakan hal yang sama seperti Rauri turut mendonasikan uang mereka untuk ‘patungan’ biaya tato Rauri. Tidak tanggung-tanggung, jumlah dana yang berhasil dikumpulkan via online ini terhitung sebesar £136 atau yang setara dengan Rp2,6 juta.Adapun sketsa tato yang menempel selamanya di tubuh Rauri ini merupakan kombinasi dari gambar kereta api yang keluar dari mulut tengkorak dengan label Southern Rail pada bagian atas dan Are S**t pada bagian bawahnya.Baca Juga: Bertahun Tak Beroperasi, Stasiun Vadamadurai ‘Kedatangan Tamu Spesial’Ric Ruggeri selaku tattoo artist yang menggambar tubuh Rauri mengatakan bahwa konsep tato tersebut, “sangatlah unik,”Ternyata, aksi yang dilakukan Rauri ini didasarkan oleh fakta. Sebuah survei pada bulan Januari lalu menyebutkan bahwa Southern Rail merupakan layanan kereta terburuk di Tanah Britania selama tiga tahun berturut-turut dengan angka 28 persen penumpang saja yang menyatakan puas dengan layanan tersebut. Rauri Barratt. Sumber: dailymail.co.uk Ada beragam cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk menyuarakan rasa ketidakpuasannya terhadap sesuatu – bisa dengan cara melemparkan pernyataan ke media sosial, berdemo, atau seperti yang dilakukan Rauri Barratt asal Whitehawk, Brighton, Inggris. Ia memutuskan untuk menyuarakan kekecewaannya terhadap layanan Southern Rail melalui media tato permanen. Alhasil, tato yang kini menghuni tulang rusuk sebelah kiri pria berusia 36 tahun ini sontak menjadi buah bibir beragam kalangan.Baca Juga: Tidak Puas Dengan Popso Nasi Goreng Parahyangan, Penumpang Layangkan Petisi ke PT KAI dan PT RMUSeperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari dailymail.co.uk (25/8/2018), ada alasan tersendiri bagi Rauri untuk ‘menggambar’ di bagian rusuk yang terkenal memiliki tingkatan sakit lebih tinggi daripada di area lainnya. “Rasa sakit (dari tato) ini mewakili bagaimana tersiksanya saya selama menggunakan layanan Southern Rail,” tutur Rauri.last_img read more

Motor Bebek Berubah Jadi Lori di Stasiun Banjar

first_imgDari yang didapat bahkan lori ini di buat menggunakan Honda Astrea. Tetapi tipe Honda Astrea apa tidak jelas karena memiliki desain rangka yang hampir sama. PT KAI mengatakan, di Stasiun Kereta Api Banjar, Jawa Barat sendiri memang banyak motor lama disulap menjadi lori.Sebab lori dari sepeda motor tersebut digunakan untuk membantu pekerjaan sekitaran stasiun. Mereka mengatakan bahwa jenis motor yang digunakan adalah motor bebek tua seperti seperti Suzuki Shogun, Honda Supra, Honda Astrea dan masih banyak lagi. Fungsi lori ini sendiri dibuat seperti ini salah satunya untuk membantu staf PT KAI melakukan inspeksi rel hingga membawa batu ballast atau kricak.Motor bebek ini dibentuk sedemikian rupa agar bisa berjalan di rel dan disatukan dengan bodi lori dengan cara dilas dengan track gauge 1067 mm. Memang jika dilihat, lori dari motor bebek bekas tersebut tidak mementingkan estetika atau keindahan tetapi lebih kepada fungsinya.Bahkan kaliper rem cakram yang sudah tidak digunakan menjuntai dan dibiarkan begitu saja. Tempat duduk penggendara lori pun tak ada jok sama sekali. Tanki bensin yang asli tak lagi difungsikan dan diganti dengan jerry can, atau botol plastik bekas untuk diisi bahan bakar yang digantung di sisi lori tersebut.Baca juga: Alishan Forest Railway, Kereta Gunung Tertinggi di AsiaSetang yang digunakan pun hanya bagian kanan untuk meng-gas dan tuas tambahan disebelah kiri seperti becak menggantikan tuas rem biasa. Mesinnya juga terlihat masih standar ala Honda C-series yang punya kubikasi 97,1 cc dan berdaya maksimal sekitar 6-7 dk.Mesin C-series generasi Honda Astrea memang terkenal bandel, irit, dan punya daya tahan kuat. Mungkin ini yang jadi pertimbangan pihak Stasiun Banjar untuk menggunakan mesin Honda Astrea. Lori Honda Astrea ini sendiri mampu mencapai kecepatan maksimal lebih dari 120 km per jam dengan membawa beban ratusan kilogram.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedNikmati Alam Banyuwangi dengan Lori Wisata Kalibaru15/10/2018In “Darat”Stasiun Labuan, Pernah Jadi Stasiun di Paling Ujung Barat Pulau Jawa30/01/2019In “Darat”Lori, Si Kereta Tebu Yang Kini Sudah Beralih Fungsi16/03/2017In “Featured” Lori dari motor bebek di Stasiun Banjar (GridOto) Sepeda motor biasanya digunakan di jalan raya sebagai moda transportasi perseorangan atau boncengan. Bahkan sepeda motor juga digunakan untuk menjadi salah satu sumber pencaharain seperti ojek. Nah, pernah tidak Anda melihat sebuah motor bebek berubah menjadi lori dan berjalan di atas rel kereta api?Baca juga: Lori, Si Kereta Tebu Yang Kini Sudah Beralih FungsiLori yang terbuat dari motor bebek tersebut hanya ditemukan di Stasiun Kereta Api Banjar, Jawa Barat. Awalnya ini disangka gerobak, namun ternyata sebuah motor bebek yang sudah dimodifikasi dan berubah menjadi sebuah lori. Dilansir KabarPenumpang.com dari gridoto.com (28/9/201), dimana lori tersebut dibuat menggunakan dari bahan bekas motor bebek.last_img read more